NAMA : GERNUS TABUNI
NIM : 201931244
MATA KULIA :TEKNIK DIGITAL & PRAKTEK
DASAR - DASAR ELEKTRONIK
1. Resistor
Resistor artinya tahanan atau hambatan, yang berfungsi untuk menghambat arus yang mengalir dalam suatu rangkaian tertutup. Kemampuan resistor menghambat suatu arus kita disebut resistansi yang dinyatakan dalam satuan Ohm (Ω). Besarnya nilai resistansi suatu resistor dapat kita lihat dari gelang-gelang warna yang terdapat pada badan resistor.
2. Kapasitor
Kapasitor merupakan salah satu dari 5 komponen dasar elektronika yang fungsinya penting untuk kamu ketahui karena sering digunakan. Kapasitor atau disebut juga dengan kondensator merupakan komponen yang mampu menyimpan dan melepaskan muatan listrik.Satuan dari kapasitor disebut dengan Farad, yang menunjukkan kemampuan kapasitor dalam menyimpan muatan listrik atau kapasitansi.
3. Induktor
Induktor adalah komponen yang digunakan sebagai beban induktif. Induktor berfungsi sebagai penyimpanan energi dimedan magnet akibat tegangan listrik yang melaluinya. Induktor yang ideal terdiri dari kawat yang dililit tanpa adanya nilai resistansi. Sifat-sifat elektrik dari sebuah induktor ditentukan oleh panjangnya induktor, diameter induktor, jumlah lilitan, dan bahan yang mengelilinginya. Nilai induktansi sebuah induktor dinyatakan dalam satuan Henry.
4. Dioda
Dioda adalah komponen elektronika yang berfungsi untuk mengahantarkan arus listrik ke satu arah dan menghambat arus listrik dari arah sebaliknya. Dioda bisa juga digunakan untuk mengontrol arus, yakni sebagai saklar elektronik. Dioda terdiri dari 2 komponen elektroda yaitu Anoda dan Katoda.
5. Transistor
Transistor merupakan komponen dasar elektronika yang harus kamu ketahui karena memiliki banyak fungsi dan merupakan komponen yang memegang peranan sangat penting dalam dunia elektronika modern ini. Pada prinsipnya transistor terdiri atas dua buah dioda yang disatukan. Transistor terdiri dari 3 kaki yaitu Basis (B), Colector (C), dan Emitor (E). Agar transistor dapat bekerja, kepada kaki-kakinya harus diberikan tegangan, tegangan ini dinamakan bias voltage. Basis-Emitor diberikan forward voltage, sedangkan Basis-Colector diberikan reverse voltage. Sifat transistor adalah bahwa antara Colector dan Emitor akan ada arus (transistor akan menghantarkan) bila ada arus basis. Makin besar arus basis makin besar penghantarann
soal
1. Diketahui R1 = 2 Ω dan R2 = 4 Ω tersusun paralel. Berapa nilai resistor pengganti ? (Ω = Ohm).
Penyelesaian;
1/R = 1/R1 + 1/R2 = 1/2 + 1/4 = 2/4 + 1/4 = 3/4
R = 4/3 Ω
2.Sebuah resistor memiliki warna merah, merah, coklat dan emas tentukan nilai hambatan resistor tersebut!
Penyelesaian:
Diketahui:
-pita ke-1, merah=2
-pita ke-2, merah=2
-pita ke-3, coklat=101
-pita ke-4, emas=±5%
Ditanya:R (nilai resistansi/hambatan)?
jawab:
-pita ke-1, merah=2
-pita ke-2, merah=2
-pita ke-3, coklat=101
-pita ke-4, emas=±5%
jadi nilai hambatannya resistor adalah 220Ω dengan akurasi ±5%.Sehingga nilai resistor memiliki rentang:
note:5%=0.05
Komentar
Posting Komentar